Batam - Selasa (18/07/2023) Balai POM di Batam menyambangi 2 sekolah yaitu Sekolah SMA Kristen Immanuel dan SD Negeri 11 Bengkong untuk melaksanakan kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) dalam rangka meningkatkan kesadaran siswa/siswi sekolah terhadap keamanan pangan. Kegiatan KIE di SMA Kristen Immanuel diikuti oleh 45 orang siswa/siswi dari kelas XI IPA dan IPS, sedangkan di SD Negeri 11 Bengkong diikuti oleh 34 orang siswa/siswi kelas 5.
Kehadiran BPOM di Tahun Ajaran baru ini memberikan nuansa baru dalam edukasi kepada siswa karena rangkaian edukasinya disemarakkan dengan adanya kuiz yang disampaikan oleh para narasumber. Dalam salah satu kuiz yang disampaikan oleh therecy selaku narasumber di SMA Kristen Immanuel ditanyakan “bahaya apa saja yang mungkin terdapat pada sebuah gorengan apabila dimasak dengan suhu sangat tinggi dan menggunakan minyak goreng yang sudah digunakan berulang kali serta pedagangnya tidak menggunakan alat pelindung diri dalam mengolah pangan?” Pertanyaan ini dijawab dengan sangat mudah oleh para siswa bahwa ada risiko bahaya biologi, kimia dan fisik pada pangan gorengan tersebut. Ini menggambarkan bahwa para siswa menyimak materi dengan antusias dan memahami topik edukasi yang disampaikan.
Selain memberikan KIE terkait keamanan pangan, Balai POM di Batam juga menyerahkan produk informasi keamanan pangan kepada kedua sekolah tersebut agar informasi keamanan pangan dapat diakses terus-menerus oleh warga sekolah. Dalam rangka Program Pangan Jajanan Anak usia Sekolah (PJAS) Aman, produk informasi keamanan pangan ini juga diserahkan kepada SMP Negeri 57 Sekupang, SD Negeri 1 Batam, SDS Maitreyawira, dan SMP Negeri 28 Batam.
Melalui Program PJAS Aman ini diharapkan para siswa dan guru sebagai konsumen PJAS di Sekolah dapat menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih pangan yang aman. Untuk membeli pangan olahan dalam kemasan para siswa diingatkan untuk selalu melakukan Cek KLIK yaitu Cek kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar dan Cek Kedaluwarsa.