Obat Tradisional Indonesia atau lebih dikenal dengan “Jamu” merupakan warisan budaya bangsa yang harus kita lestarikan. Namun saat ini masih banyak ditemui peredaran obat tradisional yang mengandung Bahan Kimia Obat (BKO). Salah satu penyebab beredarnya obat tradisional mengandung BKO adalah karena masih banyaknya permintaan masyarakat terhadap produk tersebut. Hal ini disebabkan karena masyarakat kurang memahami bahaya obat tradisional mengandung BKO dan juga karena menginginkan efek yang instan/cespleng.
Dalam rangka mengoptimalkan edukasi bahaya obat tradisional mengandung BKO kepada masyarakat, Balai POM di Batam melaksanakan Pemberdayaan Masyarakat melalui Komunikasi Informasi dan Edukasi dengan tema “Cerdas Pilih Jamu Aman” pada Rabu (26/10/2022) dengan melibatkan unsur Pentaheliks, yaitu Pelaku Usaha, Akademisi, Pemerintah Daerah, Media dan Tokoh Masyarakat.
Acara dibuka oleh Kepala Balai POM di Batam, Lintang Purba Jaya, S. Farm., Apt., M.Si. Kegiatan dihadiri oleh 71 orang peserta meliputi unsur pelaku usaha Obat Tradisional, Pemerintah (instansi vertikal serta Organisasi Perangkat Daerah Kota Batam), Akademisi, Media (televisi, radio, serta media cetak & online), Tokoh Masyarakat serta kelompok masyarakat. Turut hadir dalam kegiatan, narasumber dr. Indah Permatasari, Sp.PD dengan materi Efek Samping Obat Tradisional mengandung BKO dan Arindhia Dasmara Gemintang, Duta Kosmetika Aman Balai POM di Batam Tahun 2022 dengan materi Cek KLIK dan BPOM Mobile.
Pada kegiatan tersebut juga diadakan sesi minum jamu bersama serta display contoh Obat Tradisional Tanpa Izin Edar (TIE) dan atau mengandung BKO hasil pengawasan Balai POM di Batam di di Provinsi Kepulauan Riau. Acara ditutup dengan pembacaan komitmen setiap unsur Penta Heliks dalam mendukung Konsumsi Jamu Aman Tanpa Bahan Kima Obat.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan sinergitas dengan Penta Heliks dalam upaya edukasi bahaya Obat Tradisional mengandung BKO kepada masyarakat sehingga menjadi konsumen cerdas dalam memilih dan menggunakan obat tradisional yang aman, bermutu dan bermanfaat.