Balai POM di Batam melaksanakan Gap Assessment pada 10-14 Mei 2016 lalu. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dalam Gerakan Keamanan Pangan Desa yang bertujuan untuk mengukur tingkat pengetahuan masyarakat desa menegnai penerapan dasar dan prinsip keamanan pangan.
Berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun dan Kader Keamanan Pangan, Tim Balai POM di Batam yang dibantu oleh 6 orang mahasiswa dari Stikes Mitra Bunda Persada membagikan kuisioner kepada komunitas yang telah didata oleh Kader Keamanan Pangan. Selain itu, Tim juga melakukan survey terhadap komunitas masyarakat yang menerapkan keamanan pangan sebanyak 50 orang yang terdiri dari Ibu Rumah Tangga, Karang Taruna dan Guru, Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP), Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) dan Ritel Pangan Desa.Kegiatan dilanjutkan dengan observasi ke rumah warga yang disurvei untuk melihat secara langsung penerapan keamanan pangan yang telah dilakukan oleh warga desa selama ini
Gap Assesment dilaksanakan selama 3 hari dimana hari pertama dilakukan terhadap Kelurahan Meral Kota, hari kedua di Desa Pongkar dan hari ketiga di Kelurahan Teluk Uma. Semoga dengan dilaksanakan Gap Assesment ini Petugas dapat mengetahui lebih jeli penekanan materi yang akan diberikan dalam Bimbingan Teknis bagi Komunitas Desa.
Balai POM di Batam