Batam - Balai POM di Batam terus berproses untuk berpartisipasi dalam penanganan covid-19 dengan berupaya memenuhi sarana prasarana laboratorium sesuai persyaratan Biosafety Lavel 2, pengadaan peralatan Real Time PCR beserta alat penunjangnya serta peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) penguji.
Dalam rangka peningkatan kompetensi SDM penguji, bertempat di Laboratorium Mikrobiologi Balai POM di Batam dilakukan pelatihan pengujian spesimen covid-19 secara mandiri. Menghadirkan pelatih ahli dari Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional (PPPOMN) Alfi Sophian, S.Si., M.Si dan Marcella Sutanta, S.Si - tenaga penguji Laboratorium Balai POM di Batam dibekali pengetahuan teori dan praktik selama 5 hari sejak 14 Februari sampai 18 Februari 2022.
Pada hari pertama dilakukan kunjungan laboratorium untuk melihat kesiapan laboratorium dalam melakukan pengujian covid-19, hari ke-2 pembekalan teori alur pengujian Biohazard, Good Laboratory Practice in Covid-19 Detection Laboratory dan Prinsip Real Time Reverse Transcription PCR, Praktek preparasi sampel spesimen covid-19 dilakukan pada hari ke-3 dilanjutkan hari berikutnya dengan pembacaan hasil serta pada hari terakhir peserta dilatih untuk membuat laporan pengujiannya. Terdapat 12 orang tenaga penguji yang dilatih pada kegiatan ini, pada kesempatan ini peserta juga dibekali cara pengambilan sampel secara swab osofaring dan nasofaring yang selanjutnya sampel tersebut dilakukan pengujian menggunakan Real Time PCR.
Melalui rangkaian kegiatan ini diharapkan penguji mampu melakukan penanganan sampel mulai dari penerimaan, pengujian dan pembuatan laporan hasil uji serta kompeten dalam melakukan pengujian sampel spesimen covid-19 sehingga laboratorium Balai POM di Batam dapat memberikan kontribusi dalam percepatan pengujian spesimen covid-19 di Indonesia khususnya di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.