Mewujudkan salah satu Nawa Cita yang dicanangkan oleh Bapak Presiden Joko Widodo, yaitu kehadiran negara untuk memberikan rasa aman dan melindungi seluruh rakyat Indonesia wajib dilaksanakan oleh seluruh lembaga negara. Kehadiran negara dalam melindungi, mencerdaskan dan mensejahterakan rakyat Indonesia juga diamanatkan dalam Pancasila dan pembukaan UUD 1945. Sinergitas dengan seluruh stakeholder tentunya menjadi kunci penting dalam upaya pemenuhan kewajiban tersebut.
Ketersedian Obat dan Makanan yang aman, bermutu dan berkhasiat / bermanfaat memiliki peran yang strategis dalam membangun kesehatan dan ketahanan nasional namun dalam mewujudkan hal tersebut Badan POM tidak dapat berperan seorang diri (single player) dibutuhkan kesamaaan langkah dan dukungan dari Pemerintah daerah, utamanya dalam alokasi anggaran.
Dalam rangka meningkatkan peran serta aktif Pemerintah Daerah dalam pengawasan Obat dan Makanan pada hari Kamis 21 Maret 2019 Balai POM di Batam menyelengarakan kegiatan Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Hasil Pengawasan Obat dan Makanan di wilayah Kota Batam. Kegiatan dihadiri oleh lintas sektor terkait, yaitu : Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perikanan, Dinas Kominfo, Bappeda, Dinas Pertanian dan Ketahan Pangan, DPMPTSP, Balai Karantina, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pasar, Koperasi dan UMKM.
Diharapkan dengan kegiatan ini dapat membangun sinergitas dan komitmen bersama secara nyata dari seluruh pemangku kepentingan dalam upaya perlindungan masyarakat dari Obat dan Makanan yang beresiko terhadap kesehatan guna mewujudkan pengawasan yang paripurna dan berkelanjutan