Tetap Berkoordinasi dalam Pengawasan Obat dan Makanan

21-01-2013 Batam Dilihat 2531 kali

Mengawali tugasnya sebagai Kepala Balai POM (BPOM) di Batam, Dra. I Gusti Ayu Adhi Aryapatni., Apt., pada tanggal 17 Januari 2013 melakukan silaturahmi ke Gubernur dan Pejabat Tinggi Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Didampingi oleh Plh. Kasie Pemeriksaan Penyidikan Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen, Mardianto., S.Farm., Apt beserta dua orang staf penyidik, Kepala Balai berangkat dari Batam menuju Ibukota Provinsi Kepulauan Riau di Tanjungpinang menggunakan kapal laut.

Sesampai di Tanjungpinang, Kepala Balai menuju ke Kantor Gubernur di Gedung Daerah yang pada saat yang sama di tempat tersebut berlangsung acara penyerahan DIPA 2013 dari Gubernur kepada seluruh SKPD di Kepulauan Riau. Sebelum bertemu dengan Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, HM.Sani, Kepala BPOM di Batam bertemu dengan Sekda Provinsi Kepri - Drs. Suhadjar Diantara., M.Si, Walikota Tanjungpinang - Lis Darmansyah, SH, Wakil Walikota Batam - Rudi, SE dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri – Tjetjep Yudiana,S.KM,M.Kes. Tepatnya pukul 12.30, Kepala BPOM di Batam bertemu dengan Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, HM.Sani. Dalam pertemuan tersebut, Kepala Balai POM memperkenalkan diri sebagai Kepala BPOM di Batam yang baru dan memohon dukungan dalam melakukan kegiatan pengawasan obat dan makanan di wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Secara bijak, Gubernur HM. Sani menerima kehadiran Kepala BPOM di Batam dengan senang dan berpesan agar tetap berkoordinasi dalam melaksanakan tugas pengawasan obat dan makanan.

Ketika hari beranjak sore, usai acara di Gedung Daerah, Kepala BPOM di Batam mengakhiri acara silaturahmi ke Kejaksaan Tinggi Provinsi Kepulauan Riau yang pada kesempatan tersebut diterima oleh Aspidum Kejati, Daroe Tri Sadono. Kepala BPOM di Batam memohon dukungan kerjasama dalam pengawasan obat dan makanan khususnya dalam hal penegakan hukum. Dalam silaturahmi tersebut secara bersamaan juga diserahkan SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) kasus pelanggaran di bidang pangan dan sediaan farmasi serta sediaan farmasi sebagai tindak lanjut hasil Operasi Gabungan Nasional bulan Desember 2012.

Diharapkan dengan silaturahmi ini, koordinasi dengan lintas sektor dapat terjalin dengan baik dalam rangka optimalisasi pengawasan obat dan makanan dalam rangka melindungi masyarakat Kepulauan Riau dari obat dan makanan yang beresiko terhadap kesehatan.

BPOM di Batam

Sarana